Thursday, May 28, 2015

Inilah Tempat Tukar Tambah Mesin Fotocopy Bergaransi (TRADE IN)

Inilah Lokasi Tukar Tambah Mesin Fotocopy Bergaransi (TRADE IN)

Tempat Tukar Tambah Mesin Fotocopy Canon dan Xerox (TRADE IN) - Jika pada waktu sebelumnya kami telah memposting tentang Cara Mengoperasikan Mesin Fotocopy Secara Mudah, maka pada kesempatan kali ini kami akan memposting tentang Tempat Tukar Tambah Mesin Fotocopy (TRADE IN). Tukar tambah mesin fotocopy memang sangat diperlukan bagi mereka yang berkecimpung didunia mesin fotocopy, baik itu untuk pengusaha fotocopy maupun untuk pengusaha kantor. 

Hal-hal yang mengakibatkan kita untuk menukar tambahkan mesin fotocopy biasanya disebabkan karena mesin fotocopy yang kita miliki sudah tidak prima lagi, yang kami maksud sudah tidak prima lagi adalah mesinnya tipe jadul, hasil cetakannya sudah tidak sempurna lagi, sparepartnya sulit ditemukan, sering mengalami kerusakan dan lain sebagainya. Nah, maka dari itu kita harus menukar tambahkan mesin fotocopy kita. Anda tidak perlu bingung tentang lokasi atau tempat dalam tukar tambah mesin fotocopy, karena kami telah mempunyai partner tempat tukar tambah mesin fotocopy bergaransi.

Inilah Lokasi Tukar Tambah Mesin Fotocopy Bergaransi (TRADE IN)
Lokasi Pelayanan Tukar Tambah Mesin Fotocopy Bergaransi (TRADE IN)

Partner kami hanya menerima mesin fotocopy Canon dan Xerox. Partner kami menyediakan berbagai tipe unit mesin fotocopy yang sesuai dengan kebutuhan dan permintaan customer. Partner kami akan memberikan harga yang pantas untuk unit mesin fotocopy dan memberikan unit mesin fotocopy yang lebih berkualitas serta prima. Untuk itu Anda tidak perlu ragu lagi dengan pelayanan tukar tambah mesin fotocopy bergaransi ini.

Catatan:

* Sebutkan Merk, Tipe dan keadaan terakhir mesin fotocopy Anda.
* Sebutkan Merk, Tipe dan fungsi mesin fotocopy yang di inginkan.

Jika Anda ingin menghubungi partner kami, maka berikut ini sudah kami berikan nomor telp beserta alamatnya:

Lokasi Tukar Tambah Mesin Fotocopy Bergaransi (TRADE IN)

- Alamat ; Srengseng Sawah Jagakarsa Jakarta Selatan.

- Hotline  : (021) 932 787 49

- Mobile  : 0859 2113 6064 ( XL )

- 0852 1882 7700 ( TELKOMSEL )

- @mail  : nanang_copyer@yahoo.co.id

- fotocopyjakarta@gmail.com

Silakan Anda buktikan sendiri pelayanan partner kami dan dapatkan harga yang terjangkau dan pantas. Anda juga bisa berkonsultasi dengan partner kami, kami jamin konsultasinya GRATIS. Kirim pesan lewat sms pasti dibalas. Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan kepada Anda. Semoga bermanfaat.

Baca juga:


Cara Mengoperasikan Mesin Fotocopy Secara Mudah

Inilah Cara Mengoperasikan Mesin Fotocopy Secara Mudah

Cara Menggunakan Mesin Fotocopy Secara Mudah - Jika pada waktu sebelumnya kami telah memposting tentang Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Kabur atau Lembab, maka pada kesempatan kali ini kami akan memposting tentang Cara Mengoperasikan Mesin Fotocopy Secara Mudah. Mengoperasikan mesin fotocopy memang terbilang cukup sulit bagi mereka yang masih dalam tahap pemula, namun jika kita terus belajar dan terus belajar maka cepat atau lambat kita akan terbiasa, kalau orang jawa bilang itu "Iso Jalaran Soko Kulino".

Cara Mengoperasikan Mesin Fotocopy

Nah bagi Anda yang saat ini sedang mencari tutorial mengoperasikan mesin fotocopy, maka jangan khawatir karena kami sudah mempersiapkan untuk Anda. Namun tutorial kali ini berbentuk video, agar Anda lebih mudah untuk memahaminya. Di dalam tutorial video ini memuat yang diantaranya:

1. Cara pemasangan kabel mesin dan listrik

2. Cara awal pengisian toner

3. Cara menghidupkan mesin

4. Cara instal toner

5. Cara mengatasi jam paper / kertas macet

6. Cara mereset error

7. Cara membuang limbah toner / tinta


Sumber: How Vanectro

Demikianlah informasi mengenai Cara Mengoperasikan Mesin Fotocopy Secara Mudah. Semoga tutorial kami kali ini bisa bermanfaat dan menjadi ilmu yang barokah, Amin. Nantikan tips dan trik lainnya mengenai mesin fotocopy dari kami. Terima kasih atas kunjungannya. Semoga hari Anda menyenangkan. :)

Baca juga:
Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Kabur atau Lembab
Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Yang Luntur Secara Mudah
Cara Memasang Kawat Korona Mesin Fotocopy Secara Mudah

Wednesday, May 27, 2015

Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Kabur atau Lembab

Inilah Tutorial Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Kabur atau Lembab

Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Kabur atau Lembab - Jika pada waktu sebelumnya kami telah memposting tentang Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Yang Luntur Secara Mudah, maka pada kesempatan kali ini kami akan memposting tentang Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Kabur atau Lembab. Hasil fotocopy yang lembab atau kabur memang sesuatu hal yang paling menjengkelkan bagi mereka yang berkutat didunia fotocopy. Jika hasil fotocopy kabur atau lembab maka sudah dipastikan hasil cetakan fotocopy semakin tidak jelas untuk dibaca tulisannya.

Mengatasi Hasil Fotocopy Kabur atau Lembab

Umumnya bagi mereka yang tidak mau repot-repot untuk memperbaikinya sendiri dengan melakukan jalan pintas yakni memanggil teknisi langganan mereka. Nah tentu ini tidak baik jika dilakukan terus menerus, yang terjadi malah Anda keluar uang terus karena selalu memanggil terknisi langganan Anda. Pada dasarnya jika Anda berkutat atau berbisnis di dunia fotocopy, maka otomatis Anda juga harus siap menjadi teknisi amatir atau teknisi dadakan bagi mesin fotocopy Anda jika sewaktu-waktu mengalami kerusakan atau yang lebih populer di kalangan fotocopy dengan sebutan error.

Cara Memperbaiki Hasil Fotocopy Kabur atau Lembab
Hasil Kabur atau Lembab

Sebenarnya ada beberapa kemungkinan penyebab hasil fotocopy mengalami kabur atau lembab, namun banyak bagi mereka yang berkutat didunia fotocopy masih mengalami kebungungan dalam memperbaiki mesin fotocopy mereka. Nah, disini kami akan memberikan beberapa hal yang mengakibatkan hasil fotocopy menjadi kabur atau lembab. Bagi Anda yang sudah tidak sabar dengan inti dari postingan kami ini, maka silakan simak baik-baik penjelasannya sebagai berikut.

Cara Memperbaiki Hasil Fotocopy Kabur atau Lembab


1. Jika hasil fotocopy kabur atau lembab seperti gambar diatas, maka bisa juga disebabkan karena kertas Anda lembab. Kertas lembab biasanya diakibatkan oleh seringnya hujan diwilayah Anda. Selain itu kertas lembab juga bisa disebabkan karena Anda menaruh kertas langsung berkontak dengan lantai. Ciri-ciri hasil fotocopy yang kabur atau lembab yang disebabkan kertas lembab adalah jika dipakai bolak-balik maka bagian copy kedua hasilnya tidak kabur atau tidak lembab. Nah untuk mengatasi hal tersebut maka Anda harus menaruh kertas Anda pada sebuah box atau lemari kotak yang didalamnya dipasang lampu 10-30 watt, maksud dan tujuan dengan melakukan cara ini adalah agar kertas Anda terasa lebih kering.

2. Hasil cetak fotocopy lembab atau kabur juga bisa disebabkan oleh Karet Regis yang sudah mulai tipis. Jika Karet Regis sudah tipis memang kertas yang sedang proses mencetak akan berbelok-belok atau bergoyang-goyang jika melewati Karet Regis tersebut. Nah untuk mengatasi hal tersebut tentu saja dengan mengganti Regis Tersebut dengan yang baru, tapi jika Anda masih belum bisa mengganti Karet Regis sendiri, maka Anda bisa mengakalinya dengan memberinya lakban hitam satu putaran, jika lakban sudah tipis maka ganti dengan lakban yang baru lagi, begitu seterusnya.

3. Hasil Fotocopy yang lembab atau kabur juga bisa disebabkan karena Heater Drum tidak berjalan sebagaimana mestinya, untuk mengecek apakah Heater Drum Anda berjalan dengan baik atau tidak adalah dengan cara memegang pinggiran Drum, jika Drum terasa hangat berarti Heater Drum tidak ada masalah. Jika dirasa letak permasalahannya ada pada bagian Drum, maka bersihkan Drum menggunakan San-Poly dan bedak menggunakan kain bersih dan lembut. Jangan takut untuk mencoba-coba, dengan demikian Anda akan terbiasa. Jika Anda akan membongkar Drum maka silakan simak videonya seperti dibawah ini.






Demikianlah postingan kami pada kesempatan kali ini yang membahas tentang Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Kabur atau Lembab. Semoga postingan kami ini bermanfaat dan menjadi ilmu yang barokah, karena pada dasarnya kami hanya ingin berbagi kepada semua saja yang sedang membutuhkan tips dan trik tentang fotocopy, baik itu tentang pengoperasiannya maupun dalam perbaikan mesin fotocopy.

Baca juga:
Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Yang Luntur Secara Mudah
Cara Memasang Kawat Korona Mesin Fotocopy Secara Mudah
Inilah Aplikasi Simple Pencetak Foto Yang Wajib Anda Miliki

Tuesday, May 26, 2015

Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Yang Luntur Secara Mudah

Inilah Cara Mengatasi Hasil Cetak Fotocopy Yang Luntur Secara Mudah

Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Yang Luntur Secara Mudah - Jika pada waktu sebelumnya kami telah memposting tentang Cara Memasang Kawat Korona Mesin Fotocopy Secara Mudah, maka pada kesempatan kali ini kami akan memposting tentang Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Yang Luntur Secara Mudah. Dalam mengoperasikan mesin fotocopy memang tidak selalu serta merta mendapatkan hasil cetak fotocopy yang selalu bagus, terkadang hasil cetak fotocopy kurang maksimal dalam kata lain hasil jelek.

Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Yang Luntur

Sebenarnya hasil cetak fotocopy yang kurang maksimal dikarenakan ada spare part yang tidak stabil. Nah seperti halnya hasil cetak fotocopy yang luntur. Ciri-ciri dari hasil cetak fotocopy yang luntur adalah jika hasil cetak pada kertas digosok dengan telapak tangan maka tinta akan tersisa pada telapak tangan kita dan hasil cetakan dikertas semakin tidak jelas. Mungkin bagi orang yang baru terjun ke dunia fotocopy akan merasa kebingungan dengan hal ini, namun Anda jangan khawatir karena kami disini sudah memberikan ramuannya atau caranya agar hasil cetak fotocopy tidak luntur. Hasil fotocopy yang luntur memang sangat menjengkelkan, terlebih bagi kita yang terlanjur mengcopy dalam jumlah banyak.

Bagi Anda yang sudah tidak sabar dengan cara mengatasi hasil cetak fotocopy yang luntur maka berikut ini sudah kami siapkan tutorialnya. Cara ini bisa diaplikasikan pada mesin fotocopy apapun, baik Canon, Xerox, Agfa dan Konica Minolta. Simak baik-baik agar Anda memahaminya.

Cara Memperbaiki Hasil Cetak Fotocopy Yang Luntur


1. Ambil Obeng Belimbing atau Perempatan

2. Buka pintu mesin fotocopy

3. Tarik pemanas mesin fotocopy

4. Tarik duplek mesin fotocopy

5. Kemudian bukalah pada bagian kuku claw atau kuku macan, hingga terlihat seperti gambar dibawah ini. Nah pastikan yang saya beri tanda bulat dan tanda panah tersebut terdapat sebuah baut, maka putarlah baut tersebut menggunakan obeng Anda tadi mengarah seperti arahnya jam berputar, cobalah Anda putar 1 putaran, perlu diketahui bahwa bautnya bukan hanya disamping kiri saja melainkan disamping kanan juga harus diputar seperti tadi, kemudian Anda coba tes apakah hasil fotocopy sudah tidak luntur.

Cara Memperbaiki Hasil Fotocopy Yang Luntur
Gambar ini adalah bagian dari pemanas mesin fotocopy

6. Jika hasil fotocopy masih luntur maka silakan Anda tambah lagi 1 putaran hingga hasil fotocopy sudah tidak luntur.

7. WARNING..!!! Perlu diketahui juga, bahwa jangan terlalu over atau berlebihan dalam memutar baut tersebut, agar upper dan lowernya tidak mudah pecah. Jika yang sebelah kiri diputar 1 putaran maka yang sebelah kanan juga harus diputar 1 putaran, agar hasil hasil fotocopy tidak keriput.

8. Selesai

Demikianlah postingan kami pada kesempatan kali ini tentang Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Yang Luntur Secara Mudah. Semoga postingan kami kali ini bisa dijadikan pelajaran dan menjadi ilmu yang bermanfaat. Jika Anda bisa mengatasi mesin fotocopy yang mengalami kerusakan maka otomatis Anda bisa menekan pengeluaran uang, karena tidak perlu memanggil teknisi langganan Anda. Terima kasih.

Baca juga:

Cara Memasang Kawat Korona Mesin Fotocopy Secara Mudah

Inilah Cara Pasang Kawat Korona Mesin Fotocopy Secara Mudah

Cara Memasang Kawat Korona Mesin Fotocopy Secara Mudah - Setelah sebelumnya kami telah memposting tentang Cara Membuka PCB Counter dan SN Mesin Fotocopy Canon IR 6570, maka pada kesempatan kali ini kami akan memposting tentang Cara Memasang Kawat Korona Mesin Fotocopy Secara Mudah. Jika kawat korona pada mesin fotocopy telah putus atau sudah jelek maka hasil cetak fotocopy akan terlihat jelek dan bahkan tidak menampakkan hasil. Kawat korona memang sangat berperan penting dalam hasil cetak fotocopy, jika kawat korona bersih maka hasil cetak fotocopy bisa dipastikan bagus dan cerah.

Cara Mengganti Kawat Korona

Dalam memasang kawat korona memang diharuskan tidak terlalu kendor dan tidak terlalu ketat dalam arti harus pas, agar hasil cetak fotocopy bisa maksimal. Nah, ternyata masih banyak para pebisnis fotocopy yang masih kesulitan dalam memasang kawat korona mesin fotocopy, khususnya bagi para pebisnis fotocopy pemula. Dalam memasang kawat korona memang memerlukan alat-alat tertentu agar tidak mudah putus dan tidak mudah lepas. Alat yang digunakan untuk memasang kawat korona adalah Kunci L kecil dan Cutter.

Tutorial tentang cara memasang kawat korona ini bisa diterapkan pada mesin fotocopy apapun, baik Canon, Xerox, Agfa, Konica Minolta dan lain sebagainya. Namun tutorial kami kali ini tidak berbentuk teks melainkan berbentuk video, agar Anda lebih mudah untuk memahaminya. Bagi Anda yang sudah tidak sabar dengan trik cara pasang atau mengganti kawat korona mesin fotocopy, maka simaklah videonya sebagai berikut:

Cara Mudah Ganti Kawat Korona Mesin Fotocopy

Sumber: Nur Choliq

Demikianlah tutorial kami kali ini tentang Cara Memasang Kawat Korona Mesin Fotocopy Secara Mudah. Semoga Anda terbantu dengan adanya tutorial kami ini, sehingga Anda bisa mengganti kawat korona sendiri. Jika Anda bisa mengganti kawat korona sendiri maka otomatis pengeluaran dana Anda bisa ditekan karena tidak perlu memanggil teknisi langganan Anda hanya untuk mengganti kawat korona. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Sunday, May 24, 2015

Cara Membuka PCB Counter dan SN Mesin Fotocopy Canon IR 6570

Inilah Cara Membuka PCB Counter dan SN Mesin Fotocopy Canon IR 6570

Cara Membuka PCB Counter dan SN Mesin Fotocopy Canon IR 6570 - Jika pada kesempatan sebelumnya kami telah memposting tentang Cara Jilid Lakban Yang Rapi dan Mudah, maka pada kesempatan kali ini kami akan memposting tentang Cara Membuka PCB Counter dan SN Mesin Fotocopy Canon IR 6570. Spare part mesin fotocopy memang sangat beragam, ada yang simple dan ada juga yang paling rumit. Mungkin bagi orang yang masih baru terjun ke dunia fotocopy akan merasa bingung, namun beda halnya bagi yang malang melintang didunia fotocopy.

Nah bagi Anda yang saat ini sedang mencari tutorial tentang Cara Membuka PCB Counter dan SN Mesin Fotocopy Canon IR 6570, maka Anda telah tepat berada di halaman blog ini, karena kami telah menyediakannya di bawah ini, namun tutorial kali ini tidak dalam format teks melainkan berbentuk video, agar Anda mudah memahaminya. Okelah tidak usah panjang lebar lagi berikut ini tutorial tentang Cara Membuka PCB Counter dan SN Mesin Fotocopy Canon IR 6570.

Cara Membuka PCB Counter dan SN Mesin Fotocopy Canon IR 6570


Sumber: How Vanectro

Demikianlah postingan kami pada kesempatan kali ini tentang Cara Membuka PCB Counter dan SN Mesin Fotocopy Canon IR 6570. Semoga Anda yang sedang mencari tutorial tersebut bisa terbantu dengan adanya tutorial diatas. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Sunday, May 17, 2015

Cara Jilid Lakban Yang Rapi dan Mudah

Inilah Cara Jilid Lakban Hitam Yang Rapi dan Mudah

Cara Jilid Lakban Yang Rapi dan Mudah - Setelah sebelumnya kami memposting tentang Tips Rahasia Merawat Printer Agar Selalu Awet, maka pada kesempatan kali ini kami akan memposting tentang Cara Jilid Lakban Hitam Yang Rapi dan Mudah. Pekerjaan menjilid buku dengan lakban memang salah satu hal yang paling mudah alias gampang bagi orang yang sudah malang melintang di dunia fotocopy maupun percetakan, namun beda halnya bagi orang yang masih baru dibidang fotocopy maupun percetakan. Mereka yang masih baru terhadap dunia fotocopy maupun percetakan biasanya merasa kesulitan dan bingung.

Cara Jilid Buka Tebal Dengan Lakban Hitam Yang Rapi dan Mudah
Cara Jilid Lakban Yang Rapi dan Mudah

Kalau dilihat secara kasat mata memang pekerjaan jilid buku memang terlihat mudah, namun kalau benar-benar diterapkan dan terlebih bagi orang yang masih belajar, maka biasanya hasilnya tidak rapi. Nah untuk itu kami akan berbagi dengan Anda tentang Bagaimana Cara Jilid Lakban Yang Rapi dan Mudah. Adapun bahan-bahan yang diperlukan adalah sebagai berikut.

Bahan-bahan menjilid buku:

1. Lakban Hitam

2. Gunting

3. Stapler

4. Penggaris

5. Plastik Mika

6. Kertas Bufallo

Cara Jilid Lakban Hitam Yang Rapi dan Mudah


1. Yang pertama-tama dilakukan adalah ambil mika dan taruh dibagian atas buku atau berkas makalah, proposal dan lain-lain

2. Taruh kertas bufallo dibagian bawah buku

3. Rapikan buku yang akan di jilid tersebut, dengan cara mengetuk-ngetukan buku tersebut ke meja

4. Lalu stapleslah buku tersebut berjumlah 3, yakni bagian tengah bagian kiri dan kanan

5. Lalu rapikan hasil staplesnya tadi dengan benda seperti palu atau lainya, agar tidak terkena tangan

6. Kemudian lakbanlah bagian pinggir buku sehingga bagian pinggir buku tertutup lakban

7. Rapikan lakban yang tersisa pada buku dengan gunting

8. Selesai

Bagi Anda yang masih bingung dengan cara menjilid buku secara rapi dan mudah maka berikut ini kami berikan tutorial menjilid lakban hitam yang rapi dan mudah dalam bentuk video. Silakan simak videonya baik-baik.




Saya rasa cukup sampai disini dulu tentang Cara Jilid Lakban Yang Rapi dan Mudah, semoga tutorial tentang bagaimana cara jilid lakban yang rapi dan mudah diatas bisa bermanfaat, khususnya bagi yang baru belajar menjilid buku Terima kasih.

Baca juga:
Inilah Aplikasi Simple Pencetak Foto Yang Wajib Anda Miliki Sekarang Juga
Tips Membuka Usaha Foto Digital Secara Tepat

Friday, May 15, 2015

Tips Rahasia Merawat Printer Agar Selalu Awet

Inilah Tips Rahasia Merawat Printer Epson, Canon dan HP agar selalu awet

Tips Rahasia Merawat Printer Agar Selalu Awet - Jika waktu sebelumnya kami memposting tentang Tips Membuka Usaha Foto Digital Secara Tepat, maka pada kesempatan kali ini kami akan memposting Tips Rahasia Merawat Printer Agar Selalu Awet. Printer memang salah satu alat yang paling rentan terhadap kerusakan jika kita tidak pandai-pandai dalam merawatnya. Sebenarnya untuk merawat printer tidaklah sulit seperti yang telah kita bayangkan. Tapi nyatanya banyak kasus yang terjadi tentang mudahnya printer mengalami kerusakan.

Tips atau Cara Rahasia Merawat Printer Agar Tidak Gampang Rusak
Tips Rahasia Merawat Printer Agar Selalu Awet

Banyak orang yang mengeluh dikalangan digital printing atau yang setiap harinya bergelut dengan printer, mereka mengeluh dikarenakan sering mengalami kerusakan pada printer walaupun printernya masih tergolong baru. Nah bagi Anda yang saat ini sedang mencari tips atau cara merawat printer agar selalu awet atau tahan lama maka Anda telah tepat berada pada situs atau website kami ini. berikut ini telah saya berikan tips untuk merawat printer agar selalu awet dan tidak gampang rusak.

Cara Merawat Printer Agar Tidak Mudah Rusak dan Kuat

1. Jangan telat mengisi tinta. Perhatikan batas minimum tinta, tinta harus selalu diperhatikan agar printer Anda tidak telat tinta. Jika printer mengalami telat tinta maka biasanya menyebabkan kering pada cartridge dan slang jika Anda memakai printer modif, printer modif adalah printer yang telah disetting agar bisa diisi tinta cair.

2. Jangan asal mengisi tinta dengan sembarang merk, jika printer Anda adalah Epson berarti refilnya juga harus memakai Epson, untuk printer Canon dan HP juga seperti demikian. Selain itu lebih berhati-hatilah dalam mengisi tinta, jangan sampai keliru seperti warna kuning diisi warna biru agar hasil cetakannya tidak berubah warna.

3. Jangan matikan Printer meskipun sedang tidak dipakai, ini adalah tips paling ampuh dan tips paling rahasia, banyak para tukang service printer yang merahasiakan tips ini. Untuk itu usahakan Printer Anda selalu online agar Printer Anda awet dan hasil cetakannya selalu bagus. Jangan khawatir tagihan listrik Anda melonjak karena aliran listrik untuk printer ini tidak terlalu besar. Kenapa saya bilang jangan matikan Printer meskipun sedang tidak dipakai? karena pada dasarnya Printer masih memerlukan aliran listrik untuk menyetabilkan udara tinta meskipun sedang tidak dipakai sekalipun.

4. Usahakan tidak mencetak atau ngeprint memakai kertas yang sangat tebal karena ini menyebabkan hasil cetakan lebih cepat kasar karena Cartridge tinta sudah semakin usang. Mungkin Anda bertanya demikian..!!! "Kalau untuk ngeprint kertas bufallo gan?" kalau untuk ngeprint kertas bufallo saya rasa masih wajar atau tidak menjadi masalah.

Mengingat harga printer yang cukup menguras dompet kita, maka lakukanlah tips diatas ini agar printer Anda selalu dalam performa terbaik. Demikianlah informasi mengenai Tips Rahasia Merawat Printer Agar Selalu Awet. Semoga informasi yang saya bagikan ini bermanfaat. Terima kasih.

Baca juga:

Thursday, May 14, 2015

Tips Membuka Usaha Foto Digital Secara Tepat

Inilah Tips Membuka Usaha Jasa Foto Digital atau Foto Studio

Tips Membuka Usaha Foto Digital Secara Tepat - Jika sebelumnya kami telah memposting tentang Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Yang Terpotong Dari ADF, maka pada kesempatan kali ini kami akan memposting tentang Tips Membuka Usaha Foto Digital Secara Tepat. Foto digital atau yang lebih dikenal dengan sebutan foto studio memang bisnis yang akhir-akhir ini menjamur, karena bisnis ini memang sangat menguntungkan. Jika di wilayah Anda masih sedikit yang membuka usaha foto studio atau jasa cetak foto digital maka ini adalah peluang yang besar bagi Anda, terlebih lokasi tempat tinggal Anda dekat dengan jalan raya, sekolah, kantor instansi pemerintah, wilayah yang penduduknya padat dan kampus.

Tips Membuka Usaha Jasa Foto Digital atau Studio Foto Secara Tepat
Tips Membuka Usaha Foto Digital Secara Tepat

Kenapa kami bisa bilang bisnis studio foto ini sangat menguntungkan? karena kami telah menjalankannya dan Alhamdulillah penghasilan kami jauh lebih besar dari pada modal yang kami keluarkan. Dalam membuka bisnis foto digital atau cetak foto digital memang ada hal-hal yang perlu diketahui yang diantaranya adalah sebagai berikut:

Tips Membuka Usaha Photo Studio atau Cetak Foto Digital Secara Tepat

1. Tentu hal yang paling utama adalah komputer, Anda harus mempunyai komputer karena komputer ini nantinya untuk mengedit foto yang akan kita cetak. Selain itu dengan adanya komputer maka file-file yang akan kita cetak tersimpan rapi pada komputer tersebut. Jika dana Anda masih minim maka gunakan saja komputer yang spesifikasinya standar, kalau sudah punya rezeki lebih maka bisa diganti dengan spesifikasi yang jauh lebih besar.

2. Hal yang kedua adalah Printer, Anda harus mempunyai printer karena dengan adanya Printer maka jika pelanggan Anda mencetak foto dalam keadaan tergesa-gesa kita bisa melayaninya. Model Printer saat ini sangat beragam mulai dari Printer Canon, HP (hewlett packard) dan Epson. Menurut analisa kami dari ketiga Printer tersebut yang paling bagus adalah Printer Epson, selain tintanya yang irit ternyata Printer Epson ini hasilnya cukup bagus dan tajam serta jarang sekali mengalami trouble atau error. Memang sih harganya cenderung lebih mahal dari pada Printer Canon dan HP (hewlett packard), tapi tidak apa-apalah namanya juga usaha. Sebaiknya jangan matikan Printer Anda jika Printer sedang tidak dipakai agar Printer Anda awet, karena meskipun Printer sedang tidak dipakai tapi Printer tersebut masih memerlukan konsumsi listrik untuk penyeimbang tinta, tips ini banyak yang tidak mengetahui karena banyak para pelaku bisnis foto studio yang merahasiakannya.

3. Hal yang tak kalah penting adalah kamera, Anda harus punya kamera karena kamera ini nantinya untuk memotret calon pelanggan Anda. Jika modal Anda masih pas-pasan maka gunakan saja Kamera Pocket, jika sudah mempunyai dana lebih maka kami sarankan memakai Kamera DSLR karena hasil jepretannya lebih bagus dibandingkan Kamera Pocket. Harga Kamera Pocket memang terjangkau yakni kisaran 1 juta sampai 1,5 juta per unit sedangkan harga Kamera DSLR harganya jauh lebih mahal yakni berkisar antara 5 juta sampai 10 juta. Tentu saja harga yang agak mahal tersebut sebanding dengan kualitas gambarnya.

4. Lampu Blitz juga sebaiknya Anda punya, karena dengan adanya lampu blitz maka hasil gambar foto yang didapat lebih bagus dan cerah. Selain itu dengan adanya lampu blitz maka studio foto Anda terlihat lebih professional. Untuk harga blitz sangat beragam, harga yang paling murah kira-kira 400rb per unit sedangkan untuk kebutuhan foto studio membutuhakan 2 blitz.

5. Software Adobe Photoshop, Anda harus menginstal program Adobe Photoshop pada perangkat Komputer Anda, karena software inilah yang nantinya untuk mengedit foto, selain itu Adobe Photoshop ini juga bisa di fungsikan untuk mencetak foto. Software Adobe Photoshop versinya sudah sangat beragam yakni CS 2, CS 3, CS 4, CS 5 dan seterusnya. Kalau saran kami pilih saja software Adobe Photoshop CS 3 karena filenya tidak terlalu berat bagi komputer dan menunya sangat mudah digunakan oleh orang awam sekalipun. Jika Anda belum punya softwarenya maka bisa pesan ke kami dengan menghubungi nomor hp kami yakni 0856-4866-5176. Kami akan senang hati dalam membantu Anda. :)

6. Hal yang tak kalah penting dari hal-hal diatas adalah Aplikasi Simple Pencetak foto, bagi Anda yang tidak bisa mencetak foto melalui Software Adobe Photoshop maka kami sarankan memakai Aplikasi Simple Pencetak Foto, adapun untuk mengetahui Aplikasi Simple Pencetak Foto adalah dengan cara Klik disini atau bisa langsung menghubungi nomor HP saya di 0856-4866-5176.

7. Hal yang tidak boleh ditinggalkan adalah Card Reader, yang mana fungsi dari Card Reader tersebut adalah untuk mengambil atau menyimpan foto yang terdapat pada kartu memori, saat ini sudah banyak yang menjual Card Reader, harganya juga sangat terjangkau yakni sekitar 15rb sampai 25rb per unit. Dengan adanya Card Reader maka kita tidak bingung jika ada pelanggan yang akan mencetak melalui kartu memori.

8. Bluetooth Eksternal juga tidak boleh ditinggalkan jika Anda membuka usaha jasa cetak foto atau foto studio digital, karena dengan adanya Bluetooth Eksternal maka jika ada pelanggan yang akan cetak foto lewat HP bisa terlayani, cara kerjanya tinggal mengirim file dari HP ke perangkat komputer melalui sambungan Bluetooth tersebut, meskipun mencetak foto dari HP juga bisa dilakukan dengan melepas memori card.

9. Nah jika Anda akan mencetak foto maka perlu diperhatikan, karena mencetak foto terdapat dua jenis, yakni cetak foto memakai printer biasa dan memakai mesin cetak foto digital khusus. Perbedaan dari kedua jenis cetak tersebut adalah jika Anda mencetak foto melalui Printer maka kualitas foto cenderung berubah warna jika dalam waktu yang lama, sedangkan mencetak foto memakai mesin cetak foto digital khusus kualitasnya sangat kuat dan bagus. Tapi yang menjadi masalah adalah harga mesin cetak foto digital khusus sangatlah mahal, tentu ini tidak cocok bagi Anda yang baru terjun ke dunia studio foto, lalu bagaimana caranya agar kita bisa mencetak foto melalui mesin cetak foto digital khusus tersebut? Gampang..!!!! sekarang ini kan banyak sekali studio-studio besar yang melayani cetak foto pakai mesin cetak foto digital khusus, nah Anda bisa melempar orderan Anda pada studio foto besar tersebut. Jadi intinya jika Anda mencetak foto pelanggan yang sekiranya penting seperti buat ijazah maka kami sarankan cetak menggunakan mesin cetak foto digital khusus sedangkan jika hanya untuk digunakan seperti melamar pekerjaan maka kami sarankan pakai saja printer biasa.

Demikianlah postingan kami kali ini tentang Tips Membuka Usaha Foto Digital Secara Tepat. Semoga Anda terbantu dengan tulisan kami kali ini dan semoga tulisan ini bermanfaat. Maaf kalau ada penulisan kata atau kalimat yang kurang dimengerti karena kami disini hanya berniat berbagi dengan Anda. Terima kasih.

Baca juga:

Wednesday, May 13, 2015

Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Terpotong Dari ADF

Inilah Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Yang Terpotong Lewat ADF

Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Yang Terpotong Dari ADF - Dalam mengoperasikan mesin fotocopy memang kita sering menemui masalah-masalah pada mesin fotocopy maupun hasil pada fotocopy, hal seperti itu biasanya dikarenakan ada sparepart atau sistem pemograman yang kurang pas. Seperti yang telah ketahui bahwa sebagian besar mesin fotocopy telah dilengkapi dengan adanya ADF atau yang biasa disebut dengan Automatic Document Feeder, yang fungsinya untuk mengcopy berkas secara sekaligus dalam jumlah banyak, jadi tidak perlu buka tutup ADF tersebut secara terus-menerus.

Tutorial Mengatasi Hasil Fotocopy Terpotong Dari ADF
Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Terpotong Dari ADF

Dengan adanya ADF maka tentu saja pekerjaan kita cukup terbantu karena kita cukup memasukkan berkas dokumen kedalam ADF tersebut lalu tinggal tekan Start saja dan jadi deh. Nah masalahnya adalah terkadang ADF tersebut mengalami gangguan seperti hasil fotocopy terpotong bagian atasnya atau terpotong sebagian. Masalah seperti sebenarnya tidaklah rumit seperti yang kita bayangkan, hal seperti ini dikarenakan ada program yang kurang tepat pada service mode. Nah bagi Anda yang saat ini sedang mengalami hasil fotocopy terpotong dari ADF maka sebaiknya pelajari tutorial sebagai berikut:

Langkah-langkah Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Terpotong Dari ADF

1. Sebelum kita memulai maka ada yang perlu kita ketahui bahwa service mode terbagi 2 macam yakni service mode level 1 dan service mode level 2. Nah untuk tutorial kali ini kita akan memakai service mode yang level 2.

2. Pertama-tama silakan tekan dulu *28* (bintang yang terdapat tulisan Additional Functions)

3. Lalu tekan *2 (bintang yang terdapat tulisan Additional Functions)

4. Jika Anda sudah masuk pada menu Service Mode Level 2, kemudian tekan COPIER

5. Kemudian tekan OPTION lalu tekan BODY

6. Setelah itu tekan ke arah kiri 1 kali, lalu silakan cari yang ada tulisan ORG-LGL, jika sudah ketemu maka silakan ganti nilainya menjadi angka 1.

7. Setelah itu Anda tekan OK, lalu restart mesin fotocopy Anda dengan cara mematikan mesin dan mencabut kabel powernya yang terpasang pada stop kontak kemudian colokkan kembali kabel power ke stop kontak dan hidupkan mesin fotocopy Anda kembali.

8. Selesai

Demikianlah informasi dari kami mengenai Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Yang Kepotong Melalui ADF. Semoga setelah Anda membaca tutorial diatas menjadi paham kenapa masalah seperti ini bisa terjadi pada mesin fotocopy Anda. Tentu saja jika Anda bisa mengatasinya sendiri maka tidak perlu memanggil teknisi langganan Anda. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Bingung Pilih Mesin Fotocopy Analog atau Digital?

Anda Bingung Pilih Mesin Fotocopy Analog atau Digital?

Anda Bingung Pilih Mesin Fotocopy Analog atau Digital? berarti Anda wajib baca postingan kami ini. Dalam memilih mesin fotocopy memang kita di tuntut ekstra cermat agar mesin fotocopy yang kita dapatkan kualitasnya bagus dan awet. Dalam dunia fotocopy saat ini memang jenis fotocopy terbagi menjadi 2 hal, yaitu mesin fotocopy versi analog dan versi digital. Mesin fotocopy analog adalah mesin fotocopy yang notabenenya hanya untuk penggandaan dokumen saja atau dalam arti lain hanya bisa dipakai untuk fotocopy saja, sedangkan mesin fotocopy versi digital adalah mesin fotocopy yang fungsinya beragam, diantaranya bisa untuk Scan, Printer, dan Fax.

Harga mesin fotocopy analog memang cenderung lebih terjangkau dari pada mesin fotocopy digital, karena pada dasarnya mesin fotocopy analog adalah mesin fotocopy jaman dulu begitupun sebaliknya. Harga pasaran mesin fotocopy analog saat ini sekitar 12-14 juta rupiah per unit, sedangkan untuk harga mesin fotocopy digital harganya kisaran 20-26 juta rupiah per unit. 

Anda Bingung Pilih Mesin Fotocopy Analog atau Digital?
Bingung Pilih Mesin Fotocopy Analog atau Digital?

Jika bicara soal pemakaian listrik pada kedua jenis mesin fotocopy ini, tentu mesin fotocopy digital jauh lebih irit dibandingkan dengan mesin yang versi analog karena mesin fotocopy digital hanya membutuhkan satu kali scanning jika kita mengcopy berkas 100 lembar, beda halnya dengan mesin fotocopy analog yang mana harus membutuhkan 100 kali scanning jika Anda mencopy berkas 100 lembar. Seperti yang telah kita ketahui bahwasannya lampu scanning/halogen memang menyedot banyak pemakaian listrik. Maka dari itulah kenapa pemakaian listrik mesin fotocopy digital jauh lebih irit dari pada analog.

Berikut ini adalah beberapa contoh dari mesin fotocopy analog :

1. NP 6650
2. NP 6030
3. NP 6050
4. NP 6035
5. NP 6545
6. Dan masih banyak lagi

Berikut ini adalah beberapa contoh dari mesin fotocopy digital :

1. IR 5000
2. IR 6000
3. IR 6570
4. IR 5070
5. IR 5570
6. IR 5020
7. IR 6020
8. IR 105
9. IR 4570
10. Dan masih banyak lagi

"Lalu kita harus pilih mesin fotocopy analog apa digital nih?" mungkin pertanyaan Anda saat ini adalah seperti itu. Kalau menurut kami sih mending pilih mesin fotocopy yang versi digital, karena fungsi dari mesin fotocopy digital ini beragam, bisa untuk Scan, Printer, dan Fax, selain itu pemakaian listriknya juga tidak terlalu besar dari pada yang versi analog.

"Waduh sayang nih modal saya cuma bisa buat beli mesin fotocopy yang versi analog..!!!" mungkin Anda saat ini bergeming seperti itu..!!! tapi janganlah khawatir karena saat ini telah tersedia mesin fotocopy digital yang harganya setara dengan harga mesin fotocopy analog yaitu Mesin Fotocopy IR 3300 dan IR 3235. Untuk kualitasnya juga sudah bagus dan fungsinya juga sudah beragam yakni bisa berfungsi untuk fotocopy, scan, printer dan fax. Tentu ini adalah peluang bagi Anda yang ingin membeli mesin fotocopy dengan modal yang pas-pasan.

Untuk mengetahui lebih lengkap tentang kedua mesin fotocopy tersebut adalah :


Demikianlah informasi kami kali ini tentang Bingung Pilih Mesin Fotocopy Analog atau Digital? Semoga postingan kami kali ini bermanfaat dan bisa diambil hikmahnya. Terima kasih.

Monday, May 11, 2015

Cara Instalasi atau Pemasangan Listrik Mesin Fotocopy

Inilah Cara Instalasi atau Pemasangan Tegangan Listrik Mesin Fotocopy

Cara Instalasi atau Pemasangan Listrik Mesin Fotocopy - Pada kesempatan kali ini kami akan memposting tentang Cara Instalasi atau Pemasangan Tegangan Listrik Mesin Fotocopy. Mesin fotocopy terbagi menjadi 2 jenis berdasarkan tegangan yang dibutuhkan mesin, yaitu mesin dengan tegangan 220 volt - 240 volt dan mesin dengan tegangan 110 volt - 130 volt.

Cara Instalasi atau Pemasangan Tegangan Listrik Mesin Fotocopy
Cara Instalasi atau Pemasangan Listrik Mesin Fotocopy

Mesin dengan tegangan 220 volt - 240 volt.

1. Mesin yang memakai tegangan 220 volt terkadang mesin dengan kondisi baru yang keluar dari ATPM atau Dealer yang resmi untuk negara tersebut, namun ada juga yang rekondisi ex luar negeri yang berasal dari negara seperti indonesia yang memakai tegangan 220 volt. Untuk pemasangan langsung saja ke socket rumah ataupun gedung, namun ada juga yang mempunyai tiga kabel dengan 0,  untuk itu kita harus mengubahnya colokannya dengan yg 2 (standar Indonsia). Sementara itu kita tidak di sarankan untuk memasang Grounding External, maksudnya adalah pasang kabel dari Body mesin tanam ke lantai bangunan, kalau di atas gedung maka sambungkan ke grounding gedung, kalau tidak demikian maka biasanya body mesin kalau tersentuh ada strum yg mengalir, memang sih sengatan lumayan kecil namun biasanya kita lumayan kaget.

Mesin dengan tegangan 110 volt - 130 volt.

2. Mesin yang memakai tegangan 110 volt ini 100% mesin dari luar negeri melainkan bukan dari indonesia, biasanya ini lebih populer di gunakan di negara indonesia dari pada yg 220 volt seperti yang dipakai jasa fotocopy atau Copy Center. Adapun mengenai ciri-cirinya adalah sebagai berikut :

- Kabel langsung tersambung pada mesin atau power supply.
- Terdapat 3 kabel warna yang di pakai
- Di dekat power supply terdapat petunjuk tentang mesin 110v, 115v dan 127v. Jenis seperti ini memang harus ada transformator atau trafo external tambahan untuk merubah tegangan 220volt dari rumah/PLN menjadi tegangan 110.

Untuk Pemasangannya yaitu potong bagian kepala socket dari mesin lalu sambungkan ke trafo Output 110 volt sesuai dengan tulisan yg ada pada trafo tersebut, setelah itu silakan tambah kabel untuk menyambung ke trafo dengan strum dari rumah atau gedung. lebih baik memakai kabel serabut yang sama seperti kabel yang tersambung dari mesin ke trafo, maksudnya agar tegangan stabil. Perlu di ingat bahwa jangan sampai Anda salah menyambung. agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti halnya Power Supply menjadi rusak.

Pada dasarnya semua mesin fotocopy itu sama saja yaitu sensitif pada tegangan, memakai Stabilizer tambahan adalah hal yang disarankan oleh banyak teknisi mesin fotocopy agar tegangan listrik fotocopy stabil. Stabilizer disarankan untuk kedua jenis tegangan baik yang 220 maupun yang 110.

Demikianlah informasi mengenai Cara Instalasi atau Pemasangan Listrik Mesin Fotocopy. Semoga informasi yang telah saya berikan diatas bisa bermanfaat dan kami mohon maaf jika terdapat kata atau kalimat yang kurang dimengerti, karena kami disini hanya ingin berbagi saja dengan Anda. Terima kasih.

Baca juga:

Sunday, May 10, 2015

Kode Error Mesin Fotocopy Xerox 5320,5318,5322 dan Lainnya

Inilah Kode Error Mesin Fotocopy Xerox 5320,5318,5322 dan tipe lainnya yang masih kompatibel

Kode Error Mesin Fotocopy Xerox 5320,5318,5322 - Pada kesempatan kali ini www.mesinfotocopybaru.blogspot.com akan memposting tentang kode error mesin fotocopy xerox 5320,5318,5322 dan tipe lainnya yang masih kompatibel atau masih cocok. Berbicara mengenai mesin fotocopy memang sudah sangat lazim jika mengalami error atau kerusakan, karena sebagian besar mesin fotocopy di dominasi dengan benda-benda elektro.

Kode Error Mesin Fotocopy Xerox 5320,5318,5322 dan lainnya yang masih cocok
Kode Error Mesin Fotocopy Xerox 5320,5318,5322 dan Lainnya

Jika mesin fotocopy mengalami trouble, maka biasanya akan memunculkan sebuah kode pada layar lcd mesin fotocopy, dengan demikian maka si pemilik mesin akan lebih mudah dan cepat dalam menanggapi suatu trouble atau kerusakan. Namun terkadang masih banyak pemilik mesin fotocopy yang tidak mengetahui arti dari kode-kode error yang muncul tersebut. Nah untuk itu disini kami akan memberikan kode error untuk mesin fotocopy xerox tipe 5320,5318,5322 dan tipe lainnya yang masih kompatibel. 

Berikut ini adalah kode error mesin fotocopy xerox memakai bahasa indonesia:

Kode Error A1-11: siap beralih ke original
Kode Error A112 : Feed sensor asli siap beralih dan registrasi dokumen sensor
Kode Error A1-21: dokumen pendaftaran sensor
Kode Error A1-22: ADF pendaftaran sensor
Kode Error A1-23: asli tidak mencapai registrasi ADF sensor cukup cepat
Kode Error A1-24: ADF sensor terjebak ke bawah terlalu lama
Kode Error A1-25: sensor ADF ditekan pada waktu yang salah
Kode Error A1-26: sensor ADF tidak digerakkan cukup cepat di lembar feed mode
Kode Error A1-31: terbalik, ADF sensor adalah tidak digerakkan cukup cepat
Kode Error A1-32: terbalik, ADF sensor digerakkan sensor siap terlalu lama aslidan ADF keluar switch
Kode Error A2-1: switch yang keduanya digerakkan
Kode Error A2-2: ADF keluar switch
Kode Error A2-3: ADF keluar switch tidak digerakkan tepat waktu
Kode Error A3-1: salah ukuran asli merasakan dalam mode 1-1
Kode Error A3-2: salah ukuran asli merasakan dalam mode 2:1
Kode Error A5: ADF interlock
Kode Error A6-1: Reset asli
Kode Error A6-2: Reset lembar feeder
Kode Error A7: dokumen penutup interlock
Kode Error A8: ADF berpaut di keluar akhir
Kode Error C1-2: kertas feed masalah dalam baki 1
Kode Error C1-3: kertas tidak mencapai pendaftaran
Kode Error C3-1: kertas feed masalah dari tray 3
Kode Error C3-2: kertas feed masalah dari tray 3
Kode Error C3-3: kertas feed masalah dari tray 1
Kode Error C6-1: kertas Duplex feed masalah
Kode Error C6-2: Duplex dan/atau nampan 1 kertas pakan masalah
Kode Error C6-3: kertas feed masalah dari tray 1
Kode Error C7-1: kertas feed masalah dari HCF
Kode Error C7-2: kertas feed masalah dari HCF di nampan 1
Kode Error C7-3: kertas feed masalah dari tray 1
Kode Error C8-1: sensor kertas di nampan 1 feed
Kode Error C8-2: sensor kertas di nampan 2 feed
Kode Error C8-3: sensor kertas di nampan 3 feed
Kode Error C8-4: kertas di HCF feed sensor
Kode Error C8-5: Kertas duplex bagian
Kode Error C9-3: kertas dari bypass tidak mencapai pendaftaran sensor cukupcepat
Kode Error E1-10toE-15: kertas tidak mencapai keluar switch
Kode Error E1-20toE-25: kertas tinggal di pendaftaran sensor terlalu lama
Kode Error E1-6: makalah tentang pendaftaran sensor
Kode Error E3-30toE3-35: Exit beralih digerakkan terlalu lama
Kode Error E3-6: kertas pada keluar beralih
Kode Error E4-10toE4-45: kertas tidak mencapai inverter beralih segera cukup
Kode Error E4-6: makalah tentang inverter switch
Kode Error E5: pintu depan interlock
Kode Error E6-1: Tray 1 interlock
Kode Error E6-2: nampan 1 atau duplex interlock
Kode Error E6-3: HCF interlock
Kode Error E7-2: Duplex inverter interlock
Kode Error E7-3: Duplex interlock
Kode Error E8-10toE8-15: makalah tentang duplex feed sensor tidak digerakkancukup cepat
Kode Error E8-6: Kertas duplex
Kode Error F1-1: kertas tidak mencapai penyortir
Kode Error F1-2: kertas tinggal di sorter feed sensor
Kode Error F1-6: makalah tentang tukang sortir keluar sensor
Kode Error F3: ukuran kertas tidak dapat tumpukan atau semacam
Kode Error F5: Sorter interlock
Kode Error H2-1: masalah komunikasi antara papan utama dan papan duplex
Kode Error H2-2: sisi penjaga sensor masalah
Kode Error H3-1: masalah komunikasi antara papan utama dan HCF
Kode Error H3-2: masalah sensor batas atas pada HCF
Kode Error H6-1: ADF ukuran sensor
Kode Error H62: ADF nudgeer sensor Belt drive motor tidak memiliki 24 volt.Hitam toner kosong, tapi 100 eksemplar telah dijalankan
Kode Error H6-3: tanpa mengubah toner
Kode Error J1: hitam toner kosong, tapi 100 eksemplar telah dijalankan tanpa mengubah toner
Kode Error J3: tidak ada salinan cartridge (drum unit)
Kode Error J7: Copy cartridge harus diganti
Kode Error J8-1: cartridge salah salinan yang diinstal
Kode Error J8-2: Salin cartridge EEPROM harus diubah
Kode Error L6: counter kunci tidak diinstal
Kode Error L8: kaca Platen terlalu panas
Kode Error L9: masalah komunikasi antara inter gambar dan papan utama
Kode Error U1-1: Drive masalah
Kode Error U2-1: Scan rumah masalah
Kode Error U2-2: Scan rumah masalah atau masalah optik
Kode Error U2-3: Scan rumah masalah
Kode Error U2-4: Scan rumah masalah
Kode Error U3-1: lensa sensor masalah
Kode Error U4-1: Fuser termistor terbuka
Kode Error U4-2: rendah suhu fuser
Kode Error U4-3: suhu tinggi fuser
Kode Error U4-4: suhu tinggi fuser
Kode Error U4-6: suhu tinggi fuser
Kode Error U5-1toU5-4: Sorter bin rumah masalah
Kode Error U6-1: masalah ROM
Kode Error U6-2: RAM masalah
Kode Error U6-3: baterai
Kode Error U6-4: NVM masalah. Reinitialize.
Kode Error U8-1: paparan lampu masalah
Kode Error U8-2: komunikasi masalah papan utama dan papan eksposur
Kode Error U8-3: paparan lampu bermasalah

Demikianlah informasi mengenai kode error mesin fotocopy xerox 5320,5318,5322 dan tipe lainnya yang masih kompatibel atau masih cocok. Jika ada kata-kata atau kalimat yang tidak tepat maka kami selaku admin dari blog tentang mesin fotocopy mohon maaf yang sedalam-dalamnya, karena kami hanya ingin berbagi dengan Anda saja. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Wednesday, May 6, 2015

Harga dan Spesifikasi Mesin Fotocopy IR 3235 Canon Terbaru

Inilah Harga dan Spesifikasi Mesin Fotocopy Canon IR 3235 Terbaru

Harga dan Spesifikasi Mesin Fotocopy Canon IR 3235 Terbaru - Setelah sebelumnya kami memposting tentang Harga dan Spesifikasi Mesin Fotocopy iR 3300 Canon Terbaru, maka pada kesempatan kali ini kami akan memposting tentang Harga dan Spesifikasi Mesin Fotocopy IR 3235 Canon Terbaru. Mesin fotocopy memang telah menyebar di negara Indonesia ini, terlebih bagi mesin fotocopy canon. Mesin fotocopy canon memang mesin yang tergolong bagus dan mempunyai banyak macam tipe, adapun salah satunya adalah mesin fotocopy canon IR 3235.

Mesin fotocopy canon IR 3235 adalah salah satu mesin fotocopy dengan harga yang cukup terjangkau namun spesifikasi dan fiturnya sudah cukup bagus. Kecepatan mesin fotocopy ini adalah 35 lembar per menit, yang mana kecepatan tersebut sudah cukup untuk digunakan keperluan jasa fotocopy center maupun untuk keperluan kantor. Sementara itu penggunaan tinta atau toner telah diklaim sangat irit dari pada mesin fotocopy lainnya.

Mesin fotocopy canon IR 3235 ini juga telah dilengkapi dengan Scan Berwarna, tentu saja dengan adanya fitur tersebut semakin menambah bagusnya mesin fotocopy Canon IR 3235 tersebut. LCD yang digunakan mesin ini sudah tidak menggunakan layar yang monochrome seperti mesin-mesin pada umumnya, melainkan sudah memakai LCD yang berwarna.



Selain itu harga spare part mesin fotocopy canon IR 3235 ini tergolong terjangkau dari pada mesin fotocopy lainnya dan juga spare partnya lebih mudah ditemukan pada penjual-penjual spare part mesin fotocopy. Adapun mengenai lebih jelasnya tentang Harga dan Spesifikasi Mesin Fotocopy IR 3235 Canon Terbaru adalah sebagai berikut:

 Harga dan Spesifikasi Mesin Fotocopy IR 3235 Canon Terbaru
Model Name


imageRUNNER 3235
Type


Monochrome Digital Multifunction Imaging System
Image Server Memory


512MB RAM + 256MB RAM
Max. Memory: 1GB RAM+ 768MB RAM
Hard Disk Drive: 60GB
Max Mailboxes Supported


100 User Inboxes, One Memory RX
Inbox, 50 Confidential Fax Inboxes
Scan Features
Network TWAIN Scan: Standard
Network Scan Utility: Color Network ScanGear
Max Copy Reservation


10 Jobs
Scanning Resolution


600 x 600 dpi
Copy Resolution: 1200 x 600 dpi (Interpolated)
Printing Resolution


1200 x 1200 dpi•
First Copy Time


3.9 Seconds (From Platen Glass)
5.9 Seconds (From DADF)
Multiple Copies


1 - 999
Preset Reductions


25%, 50%, 64%, 73%, 78%
Preset Enlargements


121%, 129%, 200%, 400%
Maximum Original Size


11" x 17"
Min. Copy Size: 3-7/8" x 5-7/8" (Stack Bypass)
Standard Paper Capacity


Dual 550-Sheet Paper Cassettes + 50-Sheet Stack Bypass
Optional: Dual 550-Sheet Paper Cassettes + 2,700-Sheet Paper Deck
Manual Bypass


50-Sheet Stack Bypass
Output Sizes



Cassette


Upper Cassette: Legal, Letter, Letter-R, Statement-R, Executive
Lower Cassette: 11" x 17", Legal, Letter, Letter-R, Statement-R, Executive
Bypass


11" x 17", Legal, Letter, Letter-R, Statement-R, Executive, Free Size (3-7/8" x 5-7/8" to 11-5/8" x 17"), and Envelopes
Duplexing


Standard Automatic Trayless Duplexing
Warm Up Time


10 Seconds or Less From Sleep Mode
35 Seconds or Less From Main Power Off
Network Interface Connections: 10/100/1000 Base-TX (RJ-45), USB 2.0 (Device), USB 2.0 (Host) x 2
Power Requirements


120V AC, 60Hz, 10A
Power Consumption: 1.41kW (Max.)
Plug: NEMA 5-15P
Weight


181 lb. (82kg)


Harga Mesin Fotocopy IR 3235 Canon Terbaru : Rp 14.000.000,-

Jika Anda tertarik untuk membeli mesin fotocopy canon iR 3235 tersebut, maka silakan kunjungi website resminya dengan cara klik disini. Demikianlah informasi mengenai harga dan spesifikasi mesin fotocopy canon iR 3235 terbaru ini. Semoga bermanfaat bagi semuanya.

Baca juga: