Monday, May 11, 2015

Cara Instalasi atau Pemasangan Listrik Mesin Fotocopy

Inilah Cara Instalasi atau Pemasangan Tegangan Listrik Mesin Fotocopy

Cara Instalasi atau Pemasangan Listrik Mesin Fotocopy - Pada kesempatan kali ini kami akan memposting tentang Cara Instalasi atau Pemasangan Tegangan Listrik Mesin Fotocopy. Mesin fotocopy terbagi menjadi 2 jenis berdasarkan tegangan yang dibutuhkan mesin, yaitu mesin dengan tegangan 220 volt - 240 volt dan mesin dengan tegangan 110 volt - 130 volt.

Cara Instalasi atau Pemasangan Tegangan Listrik Mesin Fotocopy
Cara Instalasi atau Pemasangan Listrik Mesin Fotocopy

Mesin dengan tegangan 220 volt - 240 volt.

1. Mesin yang memakai tegangan 220 volt terkadang mesin dengan kondisi baru yang keluar dari ATPM atau Dealer yang resmi untuk negara tersebut, namun ada juga yang rekondisi ex luar negeri yang berasal dari negara seperti indonesia yang memakai tegangan 220 volt. Untuk pemasangan langsung saja ke socket rumah ataupun gedung, namun ada juga yang mempunyai tiga kabel dengan 0,  untuk itu kita harus mengubahnya colokannya dengan yg 2 (standar Indonsia). Sementara itu kita tidak di sarankan untuk memasang Grounding External, maksudnya adalah pasang kabel dari Body mesin tanam ke lantai bangunan, kalau di atas gedung maka sambungkan ke grounding gedung, kalau tidak demikian maka biasanya body mesin kalau tersentuh ada strum yg mengalir, memang sih sengatan lumayan kecil namun biasanya kita lumayan kaget.

Mesin dengan tegangan 110 volt - 130 volt.

2. Mesin yang memakai tegangan 110 volt ini 100% mesin dari luar negeri melainkan bukan dari indonesia, biasanya ini lebih populer di gunakan di negara indonesia dari pada yg 220 volt seperti yang dipakai jasa fotocopy atau Copy Center. Adapun mengenai ciri-cirinya adalah sebagai berikut :

- Kabel langsung tersambung pada mesin atau power supply.
- Terdapat 3 kabel warna yang di pakai
- Di dekat power supply terdapat petunjuk tentang mesin 110v, 115v dan 127v. Jenis seperti ini memang harus ada transformator atau trafo external tambahan untuk merubah tegangan 220volt dari rumah/PLN menjadi tegangan 110.

Untuk Pemasangannya yaitu potong bagian kepala socket dari mesin lalu sambungkan ke trafo Output 110 volt sesuai dengan tulisan yg ada pada trafo tersebut, setelah itu silakan tambah kabel untuk menyambung ke trafo dengan strum dari rumah atau gedung. lebih baik memakai kabel serabut yang sama seperti kabel yang tersambung dari mesin ke trafo, maksudnya agar tegangan stabil. Perlu di ingat bahwa jangan sampai Anda salah menyambung. agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti halnya Power Supply menjadi rusak.

Pada dasarnya semua mesin fotocopy itu sama saja yaitu sensitif pada tegangan, memakai Stabilizer tambahan adalah hal yang disarankan oleh banyak teknisi mesin fotocopy agar tegangan listrik fotocopy stabil. Stabilizer disarankan untuk kedua jenis tegangan baik yang 220 maupun yang 110.

Demikianlah informasi mengenai Cara Instalasi atau Pemasangan Listrik Mesin Fotocopy. Semoga informasi yang telah saya berikan diatas bisa bermanfaat dan kami mohon maaf jika terdapat kata atau kalimat yang kurang dimengerti, karena kami disini hanya ingin berbagi saja dengan Anda. Terima kasih.

Baca juga:

Artikel Terkait

Cara Instalasi atau Pemasangan Listrik Mesin Fotocopy
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email